Pipe Fitter Adalah

Pipe Fitter Adalah: Jenis Dan Tugas

Pipe fitter adalah seorang profesional yang memasang dan memelihara sistem pipa untuk berbagai keperluan, mulai dari industri minyak dan gas hingga sistem pemadam kebakaran. Seorang pipe fitter bertanggung jawab untuk memastikan sistem pipa berfungsi dengan baik dan aman. Mereka bekerja di lingkungan yang berbeda-beda, seperti bangunan komersial, industri, dan rumah tangga. Tugas mereka meliputi memotong, menyesuaikan, memasang, dan mereparasi pipa dan komponen lainnya dalam sistem pipa.

Klasifikasi Pipe Fitter dan Pengertiannya

Fitter adalah istilah umum yang digunakan dalam industri konstruksi untuk mendeskripsikan pekerjaan profesional yang berfokus pada pemasangan dan perakitan komponen struktural, pipa, dan mesin. Berikut penjelasan singkat dari masing-masing jenis fitter:

  1. Fitter Pipa (Pipe Fitter): Fitter pipa adalah orang yang memiliki keahlian khusus dalam merancang, memotong, dan menyesuaikan pipa untuk dipasang dalam berbagai struktur dan sistem. Fitter pipa umumnya bekerja pada proyek yang melibatkan pemasangan atau perbaikan sistem pipa, seperti di gedung, pembangkit listrik, atau kilang minyak.
  2. Fitter Fabrikasi: Fitter fabrikasi biasanya bekerja dengan mempersiapkan dan merakit komponen struktural, biasanya dalam pengaturan pabrik atau bengkel. Mereka sering kali membaca dan menginterpretasikan gambar teknis untuk memastikan bahwa komponen struktural dirakit dengan benar. Fitter fabrikasi biasanya bekerja pada proyek yang melibatkan pembuatan atau pemasangan struktur baja, seperti jembatan atau gedung.
  3. Fitter Mekanik (Mechanical Fitter): Fitter mekanik adalah individu yang memasang dan merakit bagian mesin dan peralatan. Mereka biasanya bekerja dalam pengaturan industri, seperti pabrik atau bengkel. Fitter mekanik dapat bekerja pada berbagai jenis mesin dan peralatan, mulai dari pompa dan turbin, hingga lift dan conveyor.

Tugas Piping Pipe Fitter

Tugas seorang Fitter meliputi:

  1. Mempelajari Shop Drawing: Seorang fitter fabrikasi memulai pekerjaannya dengan mempelajari shop drawing atau blueprint dari proyek yang akan dikerjakan. Ini termasuk memahami ukuran dan bentuk komponen yang akan dirakit.
  2. Persiapan Peralatan: Kemudian, fitter fabrikasi mempersiapkan semua alat yang dibutuhkan untuk pekerjaan, seperti mesin las, cutting torch, meteran, gerinda, siku, dan alat bantu lainnya.
  3. Penyiapan Material: Selanjutnya, fitter fabrikasi mempersiapkan dan menyusun material yang akan digunakan sesuai dengan prioritas pekerjaan.
  4. Sketsa dan Marking: Fitter fabrikasi akan membuat sketsa bentuk dan ukuran dari masing-masing item yang akan diproduksi berdasarkan shop drawing.
  5. Cutting: Setelah marking selesai, proses pemotongan material sesuai ukuran dan bentuk dilakukan.
  6. Setting dan Assembling: Item yang telah dipotong kemudian disusun dan dirangkai menjadi bentuk yang ditentukan dalam shop drawing.
  7. Finishing: Pada tahap akhir, fitter fabrikasi akan membersihkan sisa tagweld atau temporary support setelah selesai pengelasan. Pada tahap ini, biasanya dibantu oleh helper.

Tugas Seorang Fitter Fabrikasi

Berikut adalah serangkaian tahapan yang dilakukan oleh seorang fitter fabrikasi dalam bekerja:

  1. Melakukan observasi dan studi terhadap shop drawing.
  2. Mempersiapkan alat-alat kerja, contohnya mesin las, cutting torch, meteran, gerinda, siku, dan juga alat pendukung lainnya.
  3. Menyusun dan mempersiapkan bahan kerja sesuai dengan prioritas yang telah ditentukan.
  4. Menghasilkan sketsa atau pola dari setiap item yang mencakup bentuk dan ukuran (proses marking).
  5. Melakukan pemotongan bahan kerja sesuai dengan bentuk dan ukuran yang telah ditentukan (proses cutting).
  6. Mengatur item menjadi beberapa bagian atau section. Kemudian, merangkai bagian tersebut sesuai dengan bentuk yang telah ditetapkan pada gambar kerja shop drawing (proses setting & assembling).
  7. Melakukan pembersihan terhadap residu tagweld atau dukungan sementara setelah proses pengelasan selesai (proses finishing). Biasanya, tahap ini dibantu oleh helper.

Tugas Pekerjaan Mechanical Fitter

  1. Penyetelan Mesin (Fit Up): Tahap ini melibatkan pemasangan dan penyetelan komponen mesin dengan cara yang presisi. Fitter mekanik biasanya merujuk pada skema dan blueprint untuk memastikan setiap bagian mesin dipasang dengan benar.
  2. Perbaikan dan Perawatan Mesin (Maintenance): Fitter mekanik bertanggung jawab untuk memastikan bahwa mesin dan peralatan berfungsi dengan baik dan efisien. Mereka melakukan perbaikan jika ada kerusakan atau masalah dengan mesin, dan juga melakukan perawatan rutin untuk mencegah masalah tersebut muncul di masa mendatang.
  3. Modifikasi Mesin: Kadang-kadang, fitter mekanik harus melakukan modifikasi pada mesin atau peralatan sesuai dengan instruksi dari tim engineering. Modifikasi ini bisa berupa penambahan atau perubahan fitur, peningkatan efisiensi, atau adaptasi mesin untuk tujuan tertentu.

Peran seorang mechanical fitter sangat penting dalam menjaga operasi mesin dan peralatan berjalan dengan lancar, dan memastikan bahwa semua komponen mesin bekerja dengan baik dan efisien. Mereka juga berperan penting dalam memastikan keselamatan dan efisiensi dalam operasi mesin dan peralatan.

Syarat Menjadi Pipe Fitter

Untuk menjadi pipe fitter, seseorang harus mengikuti pelatihan dan memperoleh sertifikasi. Seorang calon pipe fitter biasanya memulai sebagai magang dan bekerja dengan pipe fitter berpengalaman untuk mempelajari dasar-dasar pekerjaan. Setelah itu, seorang pipe fitter dapat mengikuti pelatihan di lembaga pendidikan atau pusat pelatihan yang menyediakan program sertifikasi pipe fitter. Pelatihan biasanya mencakup teori dan praktek, termasuk bagaimana membaca gambar teknis, mengukur dan memotong pipa, dan memasang sistem pipa. Seorang pipe fitter juga harus memahami standar keselamatan dan peraturan industri.

Training Pipe Fitter

Ada banyak lembaga pelatihan dan pusat pelatihan yang menawarkan program pelatihan pipe fitter. Beberapa perusahaan juga memiliki program pelatihan internal untuk mempersiapkan karyawan mereka menjadi pipe fitter. Pelatihan biasanya mencakup teori dan praktek, termasuk membaca gambar teknis, mengukur dan memotong pipa, dan memasang sistem pipa. Pelatihan juga mencakup standar keselamatan dan peraturan industri. Beberapa lembaga pelatihan dan pusat pelatihan yang menawarkan program pelatihan pipe fitter adalah:

Pelatihan menjadi seorang pipe fitter dapat ditemukan di berbagai lembaga pelatihan teknis dan institusi pendidikan di Indonesia. Berikut adalah beberapa pilihan yang mungkin:

  1. Balai Latihan Kerja (BLK): Pemerintah Indonesia mengoperasikan Balai Latihan Kerja di seluruh negara, yang menawarkan berbagai program pelatihan teknis termasuk untuk pipe fitter.
  2. Pelatihan Pipe Fitter Nasional (ppsdmmigas.esdm.go.id)
  3. Sekolah Teknik dan Pelatihan Pipe Fitter (Pipe Fitter Technical and Training School)
  4. Pusat Pelatihan Pipe Fitter Internasional (International Pipe Fitter Training Center)
  5. Pusat Pelatihan Pipe Fitter dan Pipa Las (Pipe Fitter and Pipe Welding Training Center)

Gaji Seorang Pipe Fitter

Gaji seorang pipe fitter di Indonesia bervariasi tergantung pada banyak faktor, termasuk pengalaman, lokasi, dan ukuran perusahaan. Berdasarkan beberapa sumber, gaji rata-rata seorang pipe fitter bisa berkisar antara IDR 5 juta hingga IDR 10 juta per bulan.

Gaji seorang pipe fitter dapat bervariasi tergantung pada lokasi kerja, pengalaman, dan kualifikasi. Berdasarkan data dari U.S. Bureau of Labor Statistics, gaji rata-rata seorang pipe fitter di Amerika Serikat adalah sekitar $55,000 per bulan. Namun, gaji dapat lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada faktor-faktor tersebut.

Posisi Kerja

Seorang pipe fitter dapat bekerja di berbagai lingkungan, seperti bangunan komersial, industri, dan rumah tangga. Beberapa jenis posisi kerja untuk pipe fitter adalah:

  • Pipe Fitter Konstruksi
  • Pipe Fitter Industri
  • Pipe Fitter HVAC
  • Pipe Fitter Mekanik
  • Pipe Fitter Perbaikan
  • Pipe Fitter Perusahaan Gas

Kesimpulan

Pipe fitter adalah seorang profesional yang memasang dan memelihara sistem pipa untuk berbagai keperluan, mulai dari industri minyak dan gas hingga sistem pemadam kebakaran. Mereka bertanggung jawab untuk memastikan sistem pipa berfungsi dengan baik dan aman, dan bekerja di lingkungan yang berbeda-beda, seperti bangunan komersial, industri, dan rumah tangga. Untuk menjadi pipe fitter, seseorang harus mengikuti pelatihan dan memperoleh sertifikasi, serta memahami standar keselamatan dan peraturan industri. Tugas seorang pipe fitter meliputi membaca gambar teknis, mengukur dan memotong pipa, memasang pipa dan komponen lainnya, memeriksa sistem pipa, mereparasi atau mengganti bagian sistem pipa yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik, dan menjaga catatan dan dokumentasi sistem pipa. Ada beberapa jenis pipe fitter, seperti pipe fitter konstruksi, pipe fitter industri, dan pipe fitter HVAC, dan masing-masing memiliki tugas-tugas yang berbeda.

Demikianlah penjelasan tentang pipe fitter. Profesi ini membutuhkan keterampilan khusus dan pengetahuan yang baik tentang sistem pipa, dan menjadi pipe fitter dapat menjadi pilihan karir yang menarik untuk Anda yang tertarik dalam bidang teknik dan konstruksi.

Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *